Mengenai Saya

Foto saya
Hanya orang biasa yang ingin menulis blog πŸ“–πŸ“πŸ˜‚

Senin, 19 Oktober 2015

TRANSPORT LAYER


TRANSPORT LAYER
Definisi Transport Layer
Transport layer merupakan proses pengangkutan (transport) data dari komputer asal ke komputer tujuan.
Protokol pada Transport Layer
1.      Protokol ARQ (Automatic ReQuest)
·         Simpel Protocol merupakan protocol paling sederhana di dalam Transpot Layer.
·         Stop and Wait Protocol merupakan penerapan proses Flow Control dan Error Control dalam Transport Layer.
·         Go Back N (GBN) Protocol merupakan mengirim lebih dari satu paket dalam satu waktu ke computer tujuan.
·         Selective Repeat (SR) Protocol merupakan kemampuan untuk memilah secara selektif semua paket yang akan ditransfer.
·         Piggybacking bersifat Bidirectional (dua arah) dari client ke server begitu sebaliknya.
·         Internet Transport Layer.

2.      UDP (User Datagram Protocol)
UDP (User Datagram Protocol) merupakan salah satu protocol utama didalam jaringan computer, khususnya pada transport layer yang bersifat Connectionless dan Unreliable.
Sesi pada TCP (Transmission Control Protocol)
TCP (TransmissionControl Protocol) memiliki sifat reliable yaitu andal didalam jaringan computer karena proses pengecekan paket data yang dikirim ke computer tujuan. Contoh dari TCP yaitu : www, http, sip
Sesi pada UDP (User Datagram Protocol)
UDP (User Datagram Protocol) memiliki sifat unreliable yaitu tidak andal didalam jaringan computer karena tidak melakukan pengecekan untuk keandalan dalam proses pengecekan data. Contohnya: streaming.
Protokol pada SSL dan Wireshark di Linux
a)      Instalasi Open SSL di Linux
Open SSL (http://www.openssl.org/) merupakan salah satu perangkat luanak open soure yang digunkan untuk meningkatkan keamaan jaringan computer. Melalui tatap muka GUI (Grafik User Interface) dengan menggunakan perintah di terminal pada linux Ubuntu dengan akses root.
 bash-4.2# yum install openssl openssl-devel mod-ssl
b)      Packet Capture Menggunaka Wireshark di Linux
Packet capture merupakan proses untuk merekam (capture) paket data yang ada di jaringan computer. Salah satu open source untuk melakukan capture paket data di jaringan computer adalah Wireshark (www.wireshark.org).
Transport Layer pada Cloud Computing
a.       Transport Layer pada IAAS (Infrastructure As A Service) yaitu untuk  memberikan layanan yang infrastruktur pada proses pengiriman atau pengangkutan data.
b.      Transport Layer pada PAAS (Platfrom As A Service) yaitu untuk  memberikan layanan yang fleksibel dalam pengiriman data.
c.       Transport Layer pada SAAS (Software As A Servvice) yaitu untuk memudahkan pengguna dalam melakukan pengiriman data.

Transport Layer pada WSN
Transport Layer pada WSN (wireless sensor network) adalah memudahkan pengiriman pengangkutan (transport) data dari komputer asal ke komputer tujuan dengan jaringan wireless (nirkabel).

Minggu, 11 Oktober 2015

OTT (OVER THE TOP) & P2P (PEER TO PEER)




OTT (OVER THE TOP) & P2P (PEER TO PEER)

Definisi OTT
            OTT (Over The Top) merupakan teknologi informasi yang diimplementasikan dalam bentuk aplikasi dan layanan aplikasi untuk video, audio streaming, messaging, yang memanfaatkan koneksi internet dari provider atau operator yang berbasis mobile.

Katagori Aplikasi dan Layanan Berbasis OTT
Katagori apalikasi dan layanan yang berbasis OTT sering kita jumpai dalam kehidupansehari-hari diantaranya:
1.      Sosial Media dan Sosial Network (Media Sosial dan Jejaring Sosial)
Aplikasi dan layanan yang berbasis OTT pada sosial media dan sosial nework , dimana para pengguna dapat saling berinteraksi, berbagi data dan file yang berbasis web di internet maupun melalui aplikasi yang diinstal pada smartphone atau komputer. Perbedaan sosial media dan sosial network. Sosial media merupakan media yang mengembangkan aplikasi atau layanan kepada pengguna yang terhubung pada internet dengan berbasis OTT (over the top) melalui smartphone atau komputer, sedangkan sosial network merupakan hubungan antar pengguna sosial media yang saling berinteraksi dan membentuk sebuah jaringan sosial. Contoh aplikasi dan layanan OTT (over the top) diantaranya:
a.       Social Connection, mengkhusus pada koneksi dengan teman ,keluarga maupun kenalan di internet.
·         Facebook (http://www.facebook.com/)
·         Twitter (http://www.twitterk.com/)
·         Google Plus/G (http://plus.google.com/)
b.      Multimedia Sharing,  mengkhusus untk berbagi file seperti video,audio gambar melalui internet.
·         Youtube (http://www.youtube.com/)
·         Picasa( http://picasa.google.com/)
c.       Profesional, mengkhusus pada minat dan keahlian  melalui pesan teks melalui URL internet.
·         LInkedln (http://www.linkedin.com/)
·         Classroom (http://www.classroom20.com/)
d.      Informational, mengkhusu pada siaran informasi atau berita melalui internet.
·         Super Green me (http://www.supergreenme.com/)
e.       Educational, mengkhusus pada pembelajaran jarak jauh (e-learning) melalui internet.
·         EPAL School Blog (http://www.epals.com/)
·         The Math Forum (http://mathforum.org/students/)
f.       Hobbies, mengkhusus pada penggunan yang memiliki hobi yang sama untuk saling berbagi.
·         Oh My Bloom (http://www.ohmybloom.com/)
·         Sport Shouting (http://wwwsprotshouting.com/)
g.      Academia, mengkhusus pada para akademisi (guru, dosen) untuk berbagi materi pendidikan.
·         Academia (http://www.academica.edu/)
·         Coneta (http://www.connetea.org/)

2.      Messaging (Pesan Instant)
Aplikasi dan layanan yang berbasis OTT secara online pada pesan instant atau pesan singkat memudahkan untuk saling berkomunikasi dalam bentuk teks maupun video serta dapat berupa gambar pada perangkat mobile. Contoh layanan dan aplikasi messaging yaitu:
·         WhatsApp (http://www.whatsapp.com/?l=id)
·         Line (http://line.me/en/)
·         WeChat (http://www.wechat.com/id/download.html)

3.      Streaming Audio Video
Aplikasi dan layanan bebasis OTT secara online pada untuk melakukan streaming audio atau video melalui perangkat mobile atau komputer. Contoh layanan aplikasi streaming ini yaitu:
·         Youtube (http://www.youtube.com/)

Komponen dalam basis OTT
            Komponen yang berbasis OTT memiliki keterkaitan dan saling berhubungan satu sama lainnya diantaranya:
·         OTT World
OTT world merupakan pengembang dari para pembisnis aplikasi yang berbasis OTT (Over The Top) sebagai penyedia layanan dan berbasis OTT. Contoh dari OTT world yaitu:
ΓΌ  Yahoo (http://www.yahoocom/)
ΓΌ  Youtube (http://www.youtube.com/)
ΓΌ  Facebook (http://www.facebook.com/)
ΓΌ  Twitter (http://www.twitter.com/)

·         OTT Service
OTT services merupakan gabungan dari para penyedia layanan berbasis OTT dan para pembisnis yang menyediakan layanan jasa dan produk yang berbasis OTT dalam berntuk server didunia digital (internet) melalui aplikasi komputer atau smartphone yang memanfaatkan koneksi internet.
·         Telco World
Telco wolrd merupakan penyedia layanan komunikasi di jaringan komputer (internet) yang diisi oleh ISP (Intnet Servis Provider) atau Provider (Jaringan). Telco world yang berbasis OTT yaitu:
ΓΌ  Telkomsel
ΓΌ  XL
ΓΌ  Indosat

OTT dan Cloud Computing
Keberadaan OTT (over the top) tidak dapat dilepaskan dari peranan salah satu teknologi didalam jarringan computer yang banyak berkembang dan digunakan saat ini, yaitu layanan Cloud Computing.
Peranan Cloud Computing
a)      Menggunakan Layanan IAAS
Layanan Cloud Computing bentuk IAAS (Service Infrastructure As A Services) merupakan adanya layanan infrastrukstur berbasis teknologi Cloud Computing dijaringan computer yang meliputi penyediaan computer server dan computer database server, gateway, router internet.
b)      Menggunakan Layanan PAAS
Layanan Cloud Computing bentuk PAAS (Platform Infrastructure As A Services) ditujukan kepada pengembangan perangkat lunak (aplikasi) secara real atau fleksibel.
c)      Menggunakan Layanan SAAS
  Layanan Cloud Computing bentuk SAAS (Software Infrastructure As A Services) ditujukan kepada pengguna layanan dan aplikasi yang berbasis OTT berbasis web.



Definisi Peer to Peer (P2P)
Peer to Peer (P2) merupakan sebuah paradigma, teknologi, dan pemodelan jaringan dimana setiap peer (sebutan untuk setiap computer) saling terhubung dan berkontribusi didalam penyediaan layanan dan pertukaran data, dengan kata lain peer bertindak sebagai server dan client (saling memberi dan menerima).
Contoh dari Peer to Peer (P2)
·         Tethering (berbagi internet melalui perangkat mobile secara wireless).
·         Bluetooth (berbagi file media atau multimedia melalui layanan Bluetooth).
·         Chatting (messaging yang dapat digunakan untuk berbagi file berupa gambar,suara).
Perbedaan Peer to Peer dengan Client Server
§  Peer to Peer (P2P) tidak menyediakan adanya client dan server, karena semua peer bertindak sebagai client sekaligus seabagi server.
§  Client Server merupakan client berpusat kepada server dimana client bertugas untuk mengirim data kepada server untuk menyediakan akses data untuk client.
Model Jaringan pada Peer to Peer (P2P)
§  Centralized Network merupakan gabungan dari pardigma client server untuk koneksi antar peer yan menyediakan layanan untuk penyimpanan file.
§  Decentralized Network merupakan tidak adanya peer yang bertindak sebagai server maupun client, semua peer berhak menjadi server sekaligus client.
Berdasarkan pengertian centralized network dan decentralized network perbedaan keduanya adalah pada ada tidaknya peer yang bertindak sebagai server dan peranan peer yang bertindak sebagai server didalam jaringan.
Implementasi Peer to Peer (P2)
·         File Sharing
Untuk proses berbagi file dalam bentuk konten dan file digital berupa audio video dokumen/teks, aplikasi, musk, dan lain-lain. Contohnya:
·         Messaging
Untuk berkomunikasi secara instan berupa teks dan menyeedikan jalur komunikasi  video dan audio. Contohnya:
·         Streaming Multimedia
Untuk streaming untuk hiburan maupun edukasi berupa audio, music, dan gambar. Contohnya:
LiveStation (http://livestation.com/)

Distributed Hash Table (DHT)
Distributed Hash Table merupakan jenis struktur data yang digunakan untuk implementasi array serta memetakan kunci ke nilai yang didistribusikan secara meluas ke semua peer di dalam jaringan peer to peer (P2P).

Minggu, 27 September 2015

WSN (WIRELESS SENSOR NETWORK)


Pengertian WSN (Wireless Sensor Network)
WSN ( Wireless Sensor Network) merupakan salah satu jenis jaringan wireless atau nirkabel yang memanfaatkan teknologi  sistem benam (Embedded System ) dan seperangkat node sensor untuk melakukan proses sensor, monitoring, pengiriman data, daan penyajian informasi ke pengguna , melalui komunikasi di internet.

Komponen WSN (Wireless Sensor Network)
WSN (Wireless Sensor Network) memiliki tiga komponen yaitu:
1.      Node Sensor
Node sensor berfungsi sebagai node yang melakukan proses terhadap lingkungan untuk memperoleh sejumlah data dankemudian dikirimke sever secara online melalui internet.
2.      Node Gateway
Node gateway atau sink node merupakan node yang bertindak mengakses keluar masuk (Gateway) paket data yang dikirim oleh node sensor dan diterima oleh server.
3.      Node Router
Node router bertindak sebagai meneruskan dan menentukan rute pengiriman paket data untuk dari sumber data (pengirim) ke tujuan (penerima).

Ciri WSN (Wireless Sensor Network)
Adapun enam ciri dari WSN (Wireless Sensor Network) yang dapat kita ketahui:
·         Terdapat minimal dua buah sensor node.
Ciri ini bersifat otonomi ( tidak tergantung terhadap server) dan dapat melayani dirinya sendiri serta dapat melayani node sensor lainnya.
·         Self Organizing Network (SON)
Ciri ini memiliki kemampuan cerdas dalam bentuk implementasi kecerdasan buatan (Artificial Inteligence) yang terdiri dari sejumlah node sensor, dan dapat mengoptimisasi terhadap jaringan komputer yang ditempatinya.
·         Self Network Maintenance ( SNM)
Ciri ini memiliki kemampuan untuk melakukan perawatan dan perbaikan jaringan komputer yang ditempatinya oleh node sensor secara mandiri atau otonomi.
·         Multi Hop Routing
Ciri ini memiliki kemampuan  untuk menggunakan Multi Hop Routing antar node sensor didalam pengiriman paket data dari node sensor  asal ke node sensor tujuan.
·         Kemampuan Jarak Pendek
Ciri ini memiliki kemampuan komunikasi anatara node sensor yang dilakukan dalam jarak yang relatif pendek yang disebakan karena perangkat komputer yang digunkan kecil serta memliki keterbatasan  sumber daya energy didalamnya.
·         Bersifat Broadcast
Ciri ini bersifat adanya proses pengiriman paket data yang bersifat broadcast atau yang bersifat secara langsung dan terus menerus.

Teknologi Pendukung WSN (Wireless Sensor Network)
ΓΌ  PAN ( Personal Area Netwok)
PAN merupakan salah satu jenis jaringan komputer yang dikhusukan untuk menghubungkan komputer dengan perangakat yang memiliki kemampuan koneksi lainnya dengan jarak relative pendek.
ΓΌ  Zigbee
Zigbee merupakan teknologi dan protokol di jaringan komputer khususnya wireless network yang menghubungkan semua perangkat dengan cepat dan memilik daya tampung yang banyak.

ΓΌ  Bluetooth
Bluetooth merupakan teknologi yang memiliki koneksi yanh baik untuk mengirim, menerima dan berbagi file dari komputer dan smartphone.

.
IMPLEMENTASI WSN (Wireless Sensor Network)
Implentasi dari WSN dapat digunakan dalam berbagai hal diantaranya:
·         Bidang Militer
WSN dalam bidang militer digunakan untuk memantau musuh dan melindungi wilayah perbatasan serta memantau kegiatan-kegiatan militer dan pasukan, dan digunakan untuk mendeteksi serangan musuh baik dari darat, laut, maupun udara).
·         Bidang Pertanian
WSN dalam bida pertanian digunakan untuk pemantauan kondisi air pertanian dan proses irigasi.
·         Bidang Kesehatan
WSN dalam bidang kesehatan digunakan untuk WSN Structural Healting Monitoring.
·         Bidang Pendidikan
WSN dalam bidang pendidikan digunakan untuk mobil learning.
·         Bidang Transportasi

WSN dalam bidang transportasi digunakan untuk melakukan pembayaran tol secara elektrik, manajemen arus lalu lintas pada kemacetan arus jalan.

Sabtu, 19 September 2015

PROTOKOL


Pengertian Protokol

Protokol merupakan sekumpulan aturan yang mengatur proses komunikasi yang terhubung pada komputer dan jaringn komputer yang memudahkan mentransfer data dan koneksi.

Manfaat Protokol
Manfaat yang didapat dalam protokol pada jaringan komputer diantaranya:
  1. Membantu dalam mengontrol aliran paket data.
  2. Membantu dalam mengendalikan kesalahan (error) .
  3. Membantu dalam memberikan alamat pada jaringan komputer.
  4. Membantu memberikan layanan berbasis web dan elektrik.
  5. Memberikan layanan secara cepat pada layanan komputer.

Jenis dari Protokol
Secara umum jenis protokol sering kita temui diantaranya:
  • HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) dan HTTPS (Hyper Text Transfer Protocol Secure) yang merupakan layanan yang berbasis web.
  • SMTP (simple Mail Transfer Protocol)  biasanya layanan ini digunakan untuk pengiriman email.
  • FTP (File Transfer Protocol) digunakan dalam layanan untuk menggungah atau mengunduh file.
  • TCP/IP (Transfer control Protocol/Internet Protocol) merupah sebuah pasangan yang umum digunakan untuk pada internet dewasa ini.

Contoh dari penggunaan Protokol
Dalam kehidupan sehari-hari sering kita gunakan beberapa protokol salah satu contoh apabila kita ada mencari facebook pada komputer maka tampilan yang akan muuncul seperti dibawah ini:



JARINGAN KOMPUTER



Pengertian Jaringan Komputer


Jaringan Komputer (Computer Network) merupakan hubungan antara sejumlah komputer yang saling berkomunikasi dengan menggunakan sarana kabel (wired) maupun nirkabel (wireless) dimana pengguna (user) dapat berinteraksi dengan  pengguna lainnya untuk bertukar informasi mengenai data maupun konten seperti teks, gambar, video serta pengguna dapat memakai secara bersama terhadap perangkat keras (hardware) ataupun perangkat lunak (software).






Syarat dari Jaringan Komputer
Syarat yang ada dalam sebuah jaringan komputer diantaranya:
  • Adanya komputer minimal 2 buah yang saling terhubung dengan saran kabel maupun nirkabel.
  • Adanya pengguna (user) yang saling berinteraksi dengan pengguna (user) lainnya.
  • Adanya data atau informasi yang dapat dipertukarkan dalam bentuk teks, gambar ataupun video
  • Adanya perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang dapat digunakan secara bersama.

Sifat Dasar Jaringan Komputer
Sifat dasar yang dimiliki dalam jaringan komputer yaitu;
  1. Scalability
    Scalability merupakan kemampuan dimana jaringan komputer dapat diskalakan atau diukur sesuai dengan kebutuhan pengguna.

  2. Resource Sharing
    Resource Sharing merupakan jaringan komputer yang dapat digunakan untuk bebagi sumber daya dan dapat dipakai secara bersama yang meliputi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).

  3. Connectivity
    Connectivity merupakan jaringan komputer yang dapat terhubung atau dapat dihubungkan  pada semua pengguna komputer untuk memudahkan terhubung  dengan sejumlahh perangkat penguhung.

  4. Reability
    Reability merupakan jaringan komputer yang memiliki keandalan untuk mentransfer data dimana data yang dikirim oleh pengirim (sender) akan sampai dengan baik kepada penerima (receiver).

Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi
      1. Pengertian Topologi Jaringan Komputer
        Pengertian Topologi Jaringan Komputer merupakan sebuah rancangan yang memiliki aturan untuk menghubungkan sejumlah perangkat keras kedalam sebuah jaringan komputer.

      2. Macam-Macam Topologi pada jaringan Komputer
Topologi Bus
Topologi Bus digunakan hanya menggunkan sebuah jalur koneksi, kemudian digunakan secara bersama oleh beberapa komputer dan perangkat jaringan komputer.


Gambar: Topologi Bus








Kelebihan Topologi Bus:
  • Bentuknya sangat sederhana.
  • Biaya yang perlukan relatif sedikit.
  • Dapat digunakan dalam jangka pendek.
  • Lebih cepat dalam mengirim dan menukar data.
Kekurangan Topologi Bus:
  • Tidak andal dalam kecepatan tinggi.
  • Tidak dapat diterapkan dalam skala yang besar.
  • Memiliki kelemahan apabila komputer satu mengalami gangguan maka komputer lainnya akan mengalami gangguan juga.
  • Memerlukan perangkat tambahan untuk koneksi jarak jauh.

Topologi Star
Toplogi Star dalam jaringan komputer terdapat perangkat keras yang bertindak sebagai server dan komputer yang lainnya bertindak sebagai client.




Gambar: Topologi Star





Kelebihan Topologi Star:
  • Lebih handal untuk menghindari terjadinya tabrakan data antara komputer satu dengan yang lainnya.
  • Mudah untuk digunakan.
  • Lebih aman dan andal karena berpusat pada server.
  • Dapat diukur untuk menambahkan atau mengurangi jumlah komputer yang bertindak sebagi client.
Kekurangan Topologi Star:
  • Biaya lebih mahal.
  • Kinerja lambat untuk pertukaran data karena harus meleawati server.
  • Cepat rusak karena beban yang ditanggung oleh server.

Topologi Peer To Peer (P2P)
Topologi Peer To Peer merupakan dimana setiap komputer dapat bertindak sebagai server dan dapat bertindak sebagi client serta saling berbagi satu sama lain.












Gambar: Topologi Peer to Peer

Kelebihan Topologi Peer to Peer:
  • Bersifat bebas karena dapat bertindak sebagai server ataupun client
  • Mudah digunakan.
  • Tidak memberatkan komputer lain.
Kekurangan Topologi Star:
  • Memiliki tingkat keamanan yang berbeda pada setiap komputer
  • Penyimpanan data relative berbahaya karena dapat diakses pada satu komputer.

Topologi Ring
Topologi Ring merupakan topologi yang sangat sederhana dengan menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya dengan rangkaian yang menyerupai cincin (ring).

Gambar: Topologi Ring










Kelebihan Topologi Ring:
  • Lebih hemat biaya.
  • Memiliki kinerja yang baik.
Kekurangan Topologi Ring:
  • Memerlukan ketelitian dalam menggunakannya.
  • Memerlukn teknisi karena konfigurasi relative lebih tinggi.

Topologi Tree




Topologi Tree merupakan topologi yang menyerupai pohon dimana terdapat sebuah perangkat atau komputer yang bertugas sebagi pusat utama.






Gambar: Topologi Tree (Pohon)




Kelebihan Topologi Tree:
  • Dapat diukur sesuai keperluan dan kondisi.
  • Banyak diterapkan sebagi tempat.
  • Mudah dikembangkan.
Kekurangan Topologi Tree:
  • Terjadinya tabrakan data.
  • Apabila terjadi gangguan pada komputer pusat utama maka komputer ikut terganggu.

Topologi Mesh
Topologi Mesh merupakan topologi yang menghubungkan semua komputer secara penuh.  Topologi Mesh dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

Topologi Mesh Fully Connected
Topologi Mesh Fully Connected merupakan dimana semua perangkat komputer saling terhubung satu dengan yang lainnya.



Gambar: Topologi Mesh Fully Connected









Topologi Mesh Partial Connected

Topologi Mesh Partial connected merupakan tidak semua komputer yang ada saling didalamnya saling terhubung satu dengan yang lainnya.
Gambar: Topologi Mesh Partial Connected






Kelebihan Topologi Mesh:

  • Mempercepat mendeteksi kesalahan atau gangguan.
  • Lebih aman.
Kekurangan Topologi Mesh:
  • Memerlukan tenaga ahli.
  • Memerlukan biaya yang besar.